Pemerintah Cabut Izin Tiga Perusahaan di Kaltim Sebab Karhutla

15 September 2026

BALIKPAPAN, takanews.com – Pemerintah mencabut izin usaha tiga perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Timur setelah ditemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merupakan area konsesi perusahaan.

“Tiga perusahaan dicabut izinnya, dikenai paksaan pemulihan ekosistem, dan bila ada indikasi pidana akan diteruskan oleh Gakkum dan Polda,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam peninjauan di kawasan Bukit Tengkorak yang terbakar, bagian dari Taman Hutan Raya Bukit Soeharto dan delineasi atau berbatasan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (14/09/2026).

Perusahaan yang dicabut izinnya yakni PT Fuji Sampurna Lestari di Berau dengan PBPH hutan alam seluas 14.605 hektare dan area terbakar 82,26 hektare; PT Diva Perdana Pesona di Kutai Timur dengan PBPH hutan tanaman seluas 29.429 hektare dan area terbakar 48,57 hektare; serta PT Inhutani I Tanah Grogot di Paser dengan PBPH hutan tanaman seluas 15.336 hektare dan area terbakar 531 hektare.

Menhut Raja Juli mengatakan penanganan karhutla di Kaltim dilakukan melalui operasi udara dan darat, termasuk water bombing, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemadaman darat oleh personel gabungan Manggala Agni Kementerian Kehutanan, KPH (Kawasan Pemangkuan Hutan), Otorita IKN, TNI, Polri, dan perusahaan.

“Selain itu ada Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan karhutla kepada pemerintah daerah, masing-masing Rp20 miliar untuk Kaltim, Rp15 miliar untuk Berau, dan Rp10 miliar untuk Kutai Kartanegara.

Pada kesempatan itu juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan kawasan IKN menjadi prioritas penanganan. “Saat ini ada empat titik kebakaran di IKN yang masih terus dalam upaya pemadaman.  Semua kekuatan dikerahkan sesuai arahan Presiden,” kata Letjen Suharyanto.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menambahkan bahwa total area terdampak karhutla di kawasan IKN mencapai 671 hektare, termasuk 460 hektare di Tahura Bukit Soeharto dan 163 hektare di Wonotirto. “Alhamdulillah karena angin kencang tidak terjadi kabut asap, sehingga operasi water bombing bisa terus berlangsung dan pemadaman bisa lebih cepat. Yang masih berkabut asap hanya di Wonotirto,” jelas Basuki.

Seperti diketahui Wonotirto berada di Kecamatan Samboja, bagian timur-selatan IKN, sekitar 70 km dari Balai Kota Nusantara. Bukit Tengkorak masuk Kecamatan Semoi, dulunya bagian Kutai Kartanegara. OIKN bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat juga melakukan penyuluhan pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB). Sebanyak 100 petani telah mengikuti pelatihan PLTB untuk mencegah karhutla berulang. Selain itu, operasi modifikasi cuaca terus dilakukan dengan dukungan BMKG dan BNPB.

Basuki memastikan jarak titik karhutla dari pusat Kawasan Inti Pemerintahan (KIP) berada sekitar 20–30 kilometer. “Insya Allah tidak sampai ke pusat pemerintahan,” katanya. Ia menegaskan kawasan hutan IKN sebagai pilar forest city akan direhabilitasi setelah pemadaman selesai. (ant)