

TANJUNG SELOR, takanews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar rapat koordinasi finalisasi peta ketahanan dan kerentanan pangan (Food Security and Vulnerability Atlas / FSVA) Kabupaten Bulungan Tahun 2022 di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Senin (12/12/2022).
FSVA merupakan instrument untuk mengidentifikasi kerentanan terhadap terjadinya rawan pangan di wilayah secara komprehensif.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Errin Wiranda, SE yang memimpin rapat koordinasi pangan bersama perangkat daerah terkait menjelaskan, FSVA menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indicator kerentanan terhadap kerawanan pangan.
FSVA disusun berdasarkan 3 aspek ketahanan pangan yaitu aspek ketersediaan, aspek akses (keterjangkauan) pangan dan aspek pemanfaatan pangan.
“Seiring dengan adanya inflasi (kenaikan harga-harga), FSVA ini sangat penting untuk mengantisipasi kerawanan pangan di Bulungan,” ujarnya.
Seperti diketahui, inflasi terjadi karena kondisi nasional dan global baru-baru ini, salah satunya kenaikan harga BBM. Adanya FSVA bertujuan menyoroti kondisi ketahanan dan kerentanan terhadap pangan di tingkat kabupaten, mengidentifikasi penyebab kondisi ketahanan dan kerentangan pangan serta menyediakan petunjuk dalam mengembangkan strategi mitigasi (pengurangan dampak) yang tepat untuk kerentanan pangan kronis. (dkip_bul)
