
TANJUNG SELOR, takanews.id – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Rakyat Sejahtera (PKS) Kabupaten Bulungan, melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2022 di Tanjung Selor hari ini, Minggu (13/3/2022).
Ketua Panitia Rakerda, M Nafis mengatakan, Rakerda tahun ini mengusung tema “Semangat Transformasi dan Kolaborasi”. Tema ini diharap sebagai momen pengukuhan semangat anggota untuk senantiasa berkolaborasi dan bertransformasi. Sehingga dapat maksimal dalam menghadapi pemilihan umum 2024.
Nafis memaparkan, PKS Bulungan memiliki target meraih 4 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam pemilihan umum (pemilu) 2024 nanti. Target tersebut sudah melalui berbagai analisis dan pertimbangan yang matang. Dimana PKS Bulungan memiliki peluang besar meraihnya. Sehingga tinggal bagaimana mempersiapkan mesin partai untuk bisa maksimal sejak dini.
“Mari kita saling bersinergi untuk bertransformasi lebih baik dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kita bertekad meraih empat kursi di 2024,” kata Nafis dalam sambutannya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Bulungan, Slamet Widodo, berharap seluruh anggota PKS di Bulungan bisa senantiasa berkolaborasi dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Baik dengan sesama anggota, masyarakat dan stakeholder lainnya.
“Semangat kolaborasi ini harus dimiliki oleh kita semua. Sehingga kita bisa memberi kontribusi maksimal bagi pembangunan Kabupaten Bulungan,” jelasnya.
Lanjut dia, setiap anggota sudah harus mengencangkan ikat pinggang dan semangat untuk meraih banyak kemenangan di 2024 nanti. Ia mewanti-wanti agar tidak ada bidang yang malas bergerak dan menjadi kendala mesin partai.
“Kita butuhkan soliditas, semangat kader dan semangat ukhuwah (menjalin persaudaraan). Jadi apa yang kita cita-citakan, target 4 kursi di DPRD Bulungan bisa tercapai. Kalau begitu, kita bisa optimis mendorong kader kita sendiri di Pilkada,” paparnya.
Dalam mensukseskan capaian tersebut, PKS Bulungan secara teknis sudah mengimplementasikan transformasi digital dalam roda organisasi. Antara lain e-KTA (Kartu Tanda Anggota) dan e-BCAD (Bakal Calon Anggota Dewan). Melalui e-BCAD, setiap anggota di ranting dapat lebih mudah menyampaikan usulan siapa yang akan dijaring untuk Pileg 2024 nanti.
Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Utara, Agung Wahyudianto, mengingatkan setiap anggota partai bisa menghapus paradigma “masuk PKS lebih sulit daripada masuk islam” di masyarakat. Menurutnya, paradigma tersebut menjadi tembok penghalang bagi masyarakat yang sejatinya hendak bergabung.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota di Bulungan bisa mewujudkan dan menampilkan bahwa PKS adalah milik semua lapisan masyarakat. Dimana semua lapisan masyarakat bisa ikut berpartisipasi tanpa memandang etnis, budaya dan agama.
“Wujud bhinneka tunggal ika harus ada di PKS. Kalau ingin menang, partai harus terbuka untuk semua lapisan. Dari DPP sudah menegaskan tidak ada istilah dikotomi anggota. Semua bisa masuk menjadi BCAD. Mulai dari pebisnis, pemuda, purnawirawan dan latarbelakang lainnya,” pungkasnya.(*/can)
