
BULUNGAN, Takanews.id – Dalam mewujudkan misi Kabupaten Bulungan yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing. Bunda Paud Kabupaten Bulungan Sri Nurhandayani Syarwani meneteskan pemberian vitamin A kepada dua orang anak peserta pendidikan usia dini. Hal itu dilakukan saat melakukan Monitoring Bulan timbang dan pemberian Vitamin pada peserta pendidikan PAUD dan Taman Kanak-Kana (TK). Di TK Negeri 001 Pembina Tanjung Selor. Senin, (7/2/22).
” Deteksi tumbuh kembang anak dan pemberian vitamin A merupakan Kolaborasi bersama tim Pokja bunda Paud
Kabupaten, kecamatan serta tim kesehatan puskesmas Tanjung Selor,” ujar Sri Nurhandayani.
Sri Nurhandayani mengatakan Kegiatan monitoring bulan timbang itu digelar pada beberapa Paud dan TK di Bulungan sejak tanggal 2 hingga 10 Februari tahun 2022.
Ini merupakan Perwujudan dari Paud Holistik Integratif yakni penanganan anak usia dini secara utuh yang didalamnya mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, dan perlindungan, sehingga dapat mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat.
” sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenunya Holistik Integratif hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak. Itu telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif, ” jelas Sri Nurhandayani
Sri juga mengatakan bahwa bulan Februari merupakan bulan pemberian vitamin A pada anak yang memasuki usia 6 hingga 59 bulan.
Maka itu saya mengajak seluruh ibu di Kabupaten Bulungan, untuk dapat datang ke Posyandu dan fasilitas kesehatan terdekat, agar dapat memberikan anaknya vitamin A,” ungkap Sri.
Dijelaskan Sri Nurhandayani, bahwa vitamin A merupakan vitamin yang sangat penting dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh bayi, balita, ibu hamil dan menyusui.
“Saya harap manfaatkan moment ini dengan sebaik baiknya, sehingga dapat menciptakan masa depan anak sebagai generasi penerus yang sehat, cerdas dan ceria. Karena apabila tubuh anak kita kekurangan vitamin A, maka akan beresiko terjadinya rabun senja serta mudah terserang berbagai penyakit lainnya,” tandas Sri Nurhandayani.(Bandi)
