Sigap di Dua Lokasi! Brimob Polda Kaltara Padamkan Karhutla hingga Kebakaran Permukiman di Bulungan dan Tana Tidung

04 Mei 2026

TANJUNG SELOR, takanews.com – Aksi cepat dan terukur ditunjukkan personel Brimob Polda Kalimantan Utara dalam merespons dua kejadian darurat sekaligus di wilayah Kabupaten Bulungan. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga insiden kebakaran permukiman, seluruhnya berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa.

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (3/5/2026), saat titik api terdeteksi di kawasan Jalan Jelaral, Kecamatan Jelaral Hulu. Tanpa menunggu lama, sebanyak 15 personel Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob langsung diterjunkan ke lokasi di bawah komando IPDA Diamon.

Di tengah kondisi cuaca panas dan angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api, tim bergerak cepat melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di sejumlah titik rawan.

“Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar IPDA Diamon di lokasi.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar. Meski begitu, petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Api Mengamuk di Permukiman, Brimob dan Damkar Bertindak Cepat

Sehari berselang, Senin (4/5/2026), aksi sigap kembali ditunjukkan Brimob bersama tim gabungan saat kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Beluan, Desa Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung.

Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di bangunan operasional TV kabel milik warga dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan sarang burung walet di belakangnya. Kepanikan warga pun tak terhindarkan saat kobaran api membumbung tinggi di area padat penduduk.

Mendapat laporan, personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob bersama Dinas Pemadam Kebakaran langsung turun tangan. Di tengah kepulan asap tebal, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar lebih luas.

Berkat koordinasi yang solid dan strategi pemadaman yang tepat, api akhirnya berhasil dilokalisir. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp300 juta, meliputi satu unit bangunan TV kabel beserta perangkatnya serta satu bangunan sarang burung walet.

Imbauan Waspada

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak layak.

Di tengah meningkatnya risiko kebakaran, baik karhutla maupun di kawasan permukiman, kehadiran Brimob menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat dalam melindungi masyarakat.

Cepat, tanggap, dan tanpa kompromi—Brimob Kaltara hadir di garis depan saat bencana mengancam.