Traffic Light Kerap Mati, DPRD Berau Soroti Lemahnya Pemeliharaan dan Pengawasan

12 Maret 2026

BERAU – Gangguan pada lampu lalu lintas di sejumlah titik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, menyoroti kondisi traffic light di kawasan Jalan Haji Isa yang dilaporkan tidak berfungsi hingga beberapa hari.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kalau lampu merah sampai mati berhari-hari, tentu ini sangat berisiko bagi pengendara,” ujarnya.

Menurut Dedy, persoalan ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan pemeliharaan oleh instansi terkait. Ia menegaskan, Dinas Perhubungan seharusnya memiliki sistem kontrol rutin, termasuk menugaskan petugas lapangan untuk memastikan seluruh perangkat lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU) berfungsi dengan baik.

“Anggaran sudah dikeluarkan cukup besar. Kalau tidak ada perawatan dan pengawasan, tentu menjadi sia-sia,” tegasnya.

Ia menilai, selama ini respons terhadap kerusakan fasilitas lalu lintas masih lambat, terlihat dari banyaknya lampu yang tidak berfungsi dalam waktu cukup lama tanpa penanganan cepat.

Dedy juga mengakui, kemungkinan pengajuan anggaran perbaikan telah dilakukan, namun terkendala kebijakan efisiensi. Meski demikian, ia menekankan bahwa peremajaan dan perbaikan traffic light tetap harus menjadi prioritas, mengingat fungsinya yang vital bagi keselamatan publik.

Sebagai solusi, ia berencana berkoordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan untuk mendorong pembenahan sistem yang lebih modern. Salah satunya dengan mengadopsi teknologi traffic light berbasis sensor.

Menurutnya, sistem tersebut lebih adaptif karena dapat menyesuaikan durasi lampu dengan kondisi arus kendaraan di lapangan.

“Kalau menggunakan sensor, saat lalu lintas sepi bisa langsung menyesuaikan. Ini lebih efektif dibanding sistem konvensional,” pungkasnya.

Rin/Adv