Dorong Transformasi Digital Kearsipan, Disarpus Kutai Barat Gelar Bimtek Implementasi SRIKANDI


SENDAWAR, takanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar), melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), tentang ercepatan Penerapan Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) pada Rabu (22/10/2025).
Bertempat di Ruang Rapat, Kantor Bappeda Litbang Kubar, kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius, yang mewakili Bupati Frederick Edwin.
Hari juga Kepala Disarpus Kutai Barat, Sekretaris Disarpus, Kepala Bappedalitbang, para narasumber, serta peserta bimtek yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Selain membuka kegiatan, dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah juga menyerahkan penghargaan kepada tiga instansi terbaik dalam pemanfaatan aplikasi SRIKANDI. Ketiganya yaitu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kutai Barat.
Dalam sambutannya, Ayonius menyampaikan pesan dari Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola kearsipan di lingkungan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Kutai Barat. Dengan adanya aplikasi SRIKANDI, proses pencatatan arsip menjadi lebih efisien, mudah diakses, dan tetap menjaga aspek keamanan. Harapannya, aplikasi ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diterapkan secara sungguh-sungguh di setiap perangkat daerah,” ucapnya.
Lebih lanjut, penerapan aplikasi SRIKANDI diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola kearsipan pemerintah daerah.
Melalui sistem digital yang terintegrasi, pengelolaan dokumen dan arsip dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, serta mudah diakses lintas instansi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap seluruh OPD dan instansi terkait semakin siap mengimplementasikan sistem kearsipan digital secara konsisten.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang modern, efisien, dan berbasis teknologi informasi. (adv)
