
BERAU — Kondisi efisiensi anggaran yang tengah dialami Kabupaten Berau mendapat sorotan dari legislator Partai PPP, Ahmad Rifai. Ia menekankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tidak kehilangan arah dalam menjalankan program-program unggulannya meskipun terjadi pemangkasan anggaran.
Rifai mendorong para pemangku kebijakan untuk lebih kreatif dalam mencari solusi agar manfaat pembangunan tetap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Dengan kreativitas, program tetap bisa berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Rifai belum lama ini
Menurut Rifai, pemerintah daerah memiliki mandat langsung dari masyarakat, sehingga seharusnya mampu merumuskan strategi dan pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi lapangan yang ada saat ini.
Efisiensi bukanlah alasan untuk menghentikan program yang menjadi prioritas rakyat.
”Mereka dipilih langsung oleh masyarakat, sehingga tentu memiliki strategi dan pendekatan yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, legislator PPP ini mengingatkan agar jajaran eksekutif tidak lagi terjebak dalam pola pikir lama yang mengasumsikan anggaran akan selalu besar.
Adaptasi terhadap realitas keuangan daerah saat ini menjadi kunci keberlanjutan pembangunan di Bumi Batiwakkal.
”Jangan lagi berasumsi bahwa anggaran akan selalu besar seperti sebelumnya. Kita harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada,” tegas Rifai menutup pernyataannya.
Melalui dorongan ini, DPRD Berau berharap pemerintah daerah dapat melakukan skala prioritas yang lebih tajam.
Memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak yang terejawantahkan dalam bentuk kesejahteraan masyarakat meskipun di tengah keterbatasan fiskal. (Rin/Adv)
