TMMD ke-127 di Desa Salimbatu Resmi Ditutup, Jalan 3,7 Km hingga Sumur Bor Rampung Dibangun

11 Maret 2026

BULUNGAN , takanews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) resmi ditutup oleh Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni pada Rabu (11/3/2026).

Berbagai sasaran pembangunan yang menjadi bagian dari program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah tersebut dilaporkan telah terealisasi dengan baik. Mulai dari pembangunan infrastruktur desa, penyediaan fasilitas air bersih hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu berjalan lancar serta mampu menyelesaikan seluruh target kegiatan yang telah direncanakan.

“Berdasarkan hasil evaluasi, penyelenggaraan TMMD ke-127 ini berjalan lancar, tertib dan aman dengan hasil yang sangat menggembirakan,” kata Sjahroni, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah pembangunan fisik berhasil dituntaskan sebagai bagian dari sasaran utama program tersebut.

Salah satunya pembangunan badan jalan sepanjang 3.700 meter dengan lebar 6 meter yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat desa.

Selain itu, Satgas TMMD juga melakukan semenisasi jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 20 sentimeter, serta membangun satu unit jembatan kayu untuk menunjang akses transportasi warga.

Tak hanya fokus pada pembangunan jalan, program TMMD juga menghadirkan sejumlah fasilitas dasar bagi masyarakat desa.

Di antaranya pembangunan 10 unit sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi warga. Selain itu, dilakukan rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan delapan unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

“Selain sasaran pokok tersebut, berbagai kegiatan tambahan juga dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, TMMD juga diisi berbagai kegiatan pendukung lainnya, seperti pembukaan lahan pangan seluas satu hektare serta penanaman 500 batang pohon di sekitar lokasi kegiatan.

Di bidang sosial, Satgas TMMD turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut di antaranya penanganan stunting melalui pembagian 20 paket sembako, pelaksanaan sunatan massal bagi lima anak, serta pembagian 200 paket sembako kepada warga di sekitar lokasi kegiatan.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam program TMMD.

Satgas TMMD memberikan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, rekrutmen TNI, hingga penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Masyarakat juga mendapatkan edukasi di berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, kesehatan, keluarga berencana, pelayanan Posyandu, Posbindu penyakit tidak menular, hingga edukasi terkait pencegahan dan penanganan stunting.

Sjahroni menambahkan, pelaksanaan TMMD juga sekaligus mendukung sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti program TNI Manunggal Air, ketahanan pangan, rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, penurunan angka stunting, hingga kegiatan penanaman pohon dan pembersihan lingkungan.

“Kami berharap hasil pembangunan melalui TMMD ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menegaskan pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui APBD 2026 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Ini merupakan sinergi antara Pemda Bulungan dengan Kodim 0903/Bulungan dalam pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu. Berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik telah terlaksana,” kata Syarwani.

Ia menilai pembangunan jalan yang direalisasikan melalui program TMMD memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi warga desa.

“Ruas jalan yang dibangun tidak hanya mendukung kegiatan pertanian masyarakat, tetapi juga menjadi jalur pendekat yang memudahkan mobilitas warga,” pungkasnya.

Terpisah, Dandim 0903/Bulungan Letkol Inf Dhuwi Jendradjaja, yang juga menjabat sebagai Dansatgas mengatakan, kegiatan ini difokuskan pada pembangunan fisik dan non-fisik. Dengan tujuan utama, untuk mempercepat pembangunan desa melalui sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Disampaikan, secara umum semua program kegiatan yang direncanakan dalam TMMD kali ini telah terealisasi 100 persen. (*)


Baca Juga