
BULUNGAN, takanews.com – Kebakaran hebat melanda Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Rabu (14/01/2026) sekira pukul 17.00 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga serta satu bangunan Lamin adat.
Kebakaran terjadi dekat lapangan Desa Long Peso. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu, sehingga menyulitkan upaya pemadaman di awal kejadian.

Berdasarkan informasi di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik atau arus pendek di rumah dinas bidan Erni. Rumah tersebut diketahui sudah lama tidak ditempati, namun masih teraliri listrik.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu bantuan, namun kobaran api yang cepat menyebar membuat sejumlah bangunan tidak dapat diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Akibat kebakaran tersebut, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta. Aparat terkait masih melakukan pendataan, serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya listrik, terutama pada bangunan yang sudah lama tidak dihuni.
Berdasarkan data yang dikutip dari tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Bulungan di Peso, kebakaran tersebut menghabiskan 3 rumah warga dan 1 balai adat, yakni Lamin Adat Pemung Tawai yang masuk dalam lingkungan RT 2, Desa Peso.

Dari 3 rumah yang terbakar, sebut sumber, ada 1 rumah yang dalam keadaan kosong saat terjadi kebakaran. Sementara dua rumah lainnya, milik Jalung Usat (70 tahun) dan Anton Elias (40 tahun).
Lanjut data Tagana Bulungan, rumah pertama dihuni 1 Kepala Keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat 3 jiwa, yakni Anton Elias dan istrinya Juari dan Geby anak mereka.
Tak hanya sedih melihat rumah korban terbakar, warga juga dibuat tak bisa membendung kesedihan setelah melihat Lamin Adat Pamung Tawai yang berdiri gagah ikut terbakar.
“Informasi sementara, 3 rumah yang habis terbakar dan 1 balai adat, lamin adat Long Peso, Kecamatan Peso,” ungkap seorang warga yang dihubungi media ini usai kebakaran. (*)
