Jaga Stabilitas Harga Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Pemkab Tana Tidung Gelar Operasi Pasar Murah

TANA TIDUNG, takanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bakal
kembali menggelar Operasi Pasar Murah.
Kegiatan ini merupakan upaya pengendalian dan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tana Tidung.
Pasar Murah akan dilaksanakan di lima kecamatan mulai 4 hingga 22 Desember 2025.
Kepala Disperindagkop Tana Tidung, Hardani Yusri, mengatakan bahwa operasi pasar murah merupakan program rutin Pemda Tana Tidung dua kali dalam setahun untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Operasi pasar murah ini selalu kami lakukan dua kali setahun. Saat Idulfitri kita hadir untuk membantu masyarakat muslim, dan bulan Desember khusus menyambut Natal bagi umat Nasrani. Semua harga sudah disubsidi oleh Pemda Tana Tidung,” ujar Yusri.
Ia menjelaskan, paket sembako yang dijual dalam operasi pasar murah berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, tepung terigu 1 kg, minyak goreng 2 liter, kopi 2 bungkus, dan susu kental manis 2 kaleng.
Seluruh paket tersebut dijual dengan harga di bawah rata-rata pasar berkat subsidi pemerintah daerah.
Digelar di Lima Kecamatan Operasi pasar murah tahun ini menyasar seluruh kecamatan di Tana Tidung, yakni: Kecamatan Tana Lia – Desa Tana Merah (4 Desember 2025); Kecamatan Sesayap Hilir – Desa Seludau (6 Desember 2025); Kecamatan Sesayap – Desa Sebawang, Sebidai, Sedulun, Limbu Sedulun, Gunawan, Tideng Pale, dan Tideng Pale Timur (8–22 Desember 2025); Kecamatan Betayau – Desa Mendupo, Periuk, Bebakung, Kujau, dan Maning (11–13 Desember 2025); dan Kecamatan Muruk Rian – Desa Rian, Kapuak, Sapari, Rian Rayo, Seputuk, dan Balayan Ari (15–19 Desember 2025).
Yusri menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi langkah Pemkab Tana Tidung dalam menjaga kestabilan harga pangan menjelang hari besar keagamaan, serta meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.
“Kami ingin memastikan semua masyarakat, terutama yang merayakan Natal, bisa menyambut hari raya dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga bahan pokok,” katanya.
Masyarakat di setiap kecamatan menyambut baik pelaksanaan pasar murah ini karena dianggap sangat membantu kebutuhan rumah tangga menjelang perayaan hari besar.
Dengan komitmen pemerintah daerah yang terus berlanjut, operasi pasar murah dipastikan akan kembali hadir pada momentum-momentum besar berikutnya. (*)
