Dinas Pariwisata Kutai Barat Dorong Program Pembinaan Generasi Kreatif, Kolaborasi dengan Talenta Lokal


SENDAWAR, takanews.com – Musisi dan pelatih vokal asal Kutai Barat, Daniel Setiawan, menyuarakan pentingnya dukungan nyata bagi generasi muda daerah yang memiliki potensi di bidang seni dan budaya.
Menurutnya, banyak talenta lokal yang telah berani tampil di ajang besar, namun masih berjuang tanpa dukungan publik yang memadai.
Daniel mengatakan, semangat dan keberanian anak-anak muda Kutai Barat perlu diiringi perhatian serius dari berbagai pihak, terutama media dan pemerintah daerah.
Ia menilai, kurangnya eksposur dari media membuat potensi besar para pelaku seni muda sering luput dari perhatian masyarakat.
“Banyak talenta muda dari Kutai Barat yang sudah berani tampil di ajang besar, tapi sayangnya dukungan media masih minim.
Akibatnya, mereka berjuang sendiri tanpa sorotan atau dukungan publik. Padahal, pemberitaan media sangat penting untuk menumbuhkan semangat dan kebanggaan daerah,” ujar Daniel Setiawan, Selasa 14 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, dukungan publikasi bukan sekadar soal popularitas, tetapi juga sarana memperkenalkan identitas daerah dan membangun kepercayaan diri para pelaku seni.
Daniel menilai, ketika media aktif mengangkat kisah perjuangan anak-anak muda daerah, hal itu dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Selain itu, Daniel juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku seni dan pemerintah. Ia berharap ada ruang kerja sama yang konkret untuk memfasilitasi pelatihan, promosi, hingga kesempatan tampil di berbagai kegiatan resmi daerah.
“Kita tidak bisa hanya berharap anak-anak muda berkembang sendiri. Mereka perlu wadah, mentor, dan dukungan nyata. Saya percaya Kutai Barat punya banyak bakat besar, tinggal bagaimana kita bersama mengangkatnya,” katanya.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX Sumardi, menyambut baik gagasan tersebut.
Ia menilai Daniel adalah sosok inspiratif yang berhasil membawa nama Kutai Barat di tingkat nasional melalui karya dan dedikasinya di dunia musik.
“Daniel adalah contoh nyata bahwa anak daerah bisa bersaing di level nasional. Karena itu, kami menyambut baik ide untuk mengembangkan kerja sama, terutama dalam pembinaan generasi muda,” ungkap Sumardi. (adv)
