

TANJUNG SELOR, takanews.id – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) Ir Yancong menegaskan, jika sejauh ini legeslatif di Kaltara telah komitmen soal pelayanan pendidikan bagi masyarakat.
“Kita DPRD sangat komitmen untuk itu. Karena kami menyadari jika pendidikan adalah salah satu urusan wajib pemerintahan,” kata Yancong, Senin (1/8).
Secara teknis, bentuk dukungan yang diberikan adalah alokasi anggaran minimal 20 persen dari total APBD Pemprov Kaltara. Ini sejalan dengan apa yang diamanatkan dalam Undang Undang.
“20 persen ini di luar gaji, itu selalu kita gaungkan. Karena jangan sampai 20 persen itu masuk gaji juga,” ujarnya.
Pentingnya alokasi anggaran dilatarbelakangi kebutuhan yang memang besar. Utamanya untuk mendukung akses pelayanan dan sarana prasarana pendidikan di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Anggaran yang dibutuhkan untuk pendidikan memang cukup besar. Sehingga sangat penting 20 persen tadi ya murni 20 persen,” paparnya.
Disamping komitmen dari sisi penganggaran, pihak legislatif juga berupaya maksimal melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja OPD terkait. Utamanya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara.
“Selain penganggaran, evaluasi juga sangat penting. Kita sampai tahap turun ke lapangan untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” pungkasnya.(ad/hms_dprd)
