

TANJUNG SELOR, takanews.id – Sejumlah persoalan, keluhan hingga masukan-masukan disampaikan warga kepada Anggota DPRD Kaltara, Hj Ainun Farida, saat melakukan reses di Tanjung Palas, Bulungan, beberapa waktu lalu.
Agenda Reses masa sidang ke II Tahun 2022, di Tanjung Palas tersebut, dilangsungkan di Rumah Besar atau di Tanjung Palas dikenal dengan sebutan Ruma Raya, rumah Perdana Menteri Kesultanan Bulungan terakhir.
Salah satu yang disampaikan adalah keinginan agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi situs peninggalan Kesultanan Bulungan yang ada di Tanjung Palas. Mengingat sangat banyak bangunan dan benda bersejarah yang sudah dimakan usia, sehingga perlu perawatan dan pembangunan kembali secara utuh dan maksimal sesuai bentuk aslinya.
Harapan lain, adalah keinginan masyarakat Tanjung Palas agar pembangunan taman di jalur hijau mulai dari Tanjung Palas Hulu hingga Tanjung Palas Hilir segera terealisasi.
Selain itu, keluhan tenaga pendidik di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dulunya menerima insentif setiap bulan dari pemerintah, namun kini belum ada kejelasan ada atau tidaknya.
Menanggapi keluhan itu, Hj Ainun mengatakan, terhadal para tenaga pendidik ini harus menjadi perhatian bersama, sebagai pendidik mereka harus sejahtera lahir batin. “Soal itu, akan kita sampaikan ke Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.
“Kita juga meminta pemerintah kembali memperhatikan kelanjutan pembangunan pasar kuliner yang ada di Tanjung Palas, karena sampai saat ini belum ada progress kelanjutan nya, “ imbuh politisi wanita dari Partai Golkar ini.
Keluhan lain disampaikan warga Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas. Warga mengusulkan agar pada bagian belakang perumahan warga di sepanjang perkampungan dibangun jalan representative. Kelak bila terbangun rencana jalan sepanjang 3 kilometer tersebut, bisa menjadi tempat membangun rumah tinggal maupun tempat lain nya.
“Warga meminta saya memperjuangkan pembangunan jalan Antutan melalui anggaran Aspirasi, hanya saja ini bisa terlaksana bila ada dukungan dari Pemkab maupun Pemprov Kaltara, “ kata Hj Ainun Farida lagi.
Untuk itu juga guna mewujudkan impian warga, semua komponen atau pemangku kepentingan mulai dari tingkat desa kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga provinsi harus bersinergi. (*/hms/ad)
