Terlilit Utang, Seorang Pria Warga Tanjung Selor Nekat Mencuri di Kantor Desa

29 April 2022

TANJUNG SELOR, takanews.id – Seorang pria berinisial OS, warga Desa Tengkapak, Tanjung Selor diamankan polisi. Dia diduga sebagai pelaku pencurian laptop milik kantor desa Jelarai Selor.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, melalui Kasat Reskrim Iptu Mhd Khomaini mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan adanya kejadian pencurian beberapq hari lalu.

Atas laporan  tersebut, Tim dari Sat Reskrim langsung melakukan penyelidikan. Tim melakukan pengecekan dan mencari orang-orang yang di curigai.

Dari hasil penyelidikan, pada Kamis (28/04/2022), tim mendapatkan informasi bahwa 1 Unit Laptop Acer Warna Abu-abu (Aspire E5-475 series) yang dilaporkan hilang tersebut berada di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

Saat itu,  barang tersebut dikuasai seseorang yang berinisial J. Tim pun  mengamankan J dan dilanjutkan interogasi.

Dari interogasi, J mengaku membeli laptop tersebut dari OS. Hal ini terungkap, setelah J memberi kabar kepada temannya yg bekerja di Kantor Desa Jelarai, karena Laptop yang ia beli dari OS tersebut banyak data Desa Jelarai.

J pun mengantar laptop tersebut ke kantor Desa Jelarai, dan setelah dilakukan pengecekan bahwa benar jika laptop merek Acer warna bu-abu tersebut adalah laptop inventaris Desa Jelarai yang telah hilang dicuri.

Kemudian tim dari Satreskrim Polres Bulungan pun kembali bergerak untuk mencari informasi keberadaan OS.

Hingga akhirnya polisi menemui keberadaan OS, yabg sedang berada di rumahnya di Desa Tengkapak. Tim pun mengamankan OS.

Saat diinterogasi, OS mengakui benar telah melakukan pencurian 1 unit laptop Acer warna Abu-abu tersebut.

Bukan hanya itu, OS juga mengaku mencuri  laptop lainnya, yaitu merek Acer warna biru.

Satu unit laptop lainnya, menurut pengakua pelaku telah dijual kepada temannya, berinisial D.

Sedangkan 1 unit laptop Acer warna biru disimpan di rumah kakak iparnya.  Pelaku pun kini telah diamankan di Polres Bulungan.

Menurut pengakuan pelaku juga, dia nekat melakukan pencurian karena membutuhkan uang untuk membayar utang.

Pelaku melakukan pencurian dengan memanjat dan masuk lewat ventilasi udara di Kantor Desa. (*/can)