Tindaklanjuti LKPj Gubernur, DPRD Kaltara Lakukan Monitoring dan Evaluasi di Tarakan

11 April 2022

TARAKAN, takanews.id – Menindaklanjuti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltara, mulai Jumat (08/04/2022), Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah wilayah di daerah ini.

Salah satu yang didatangi adalah Kota Tarakan. Anggota DPRD bersama OPD terkait terjun langsung ke lapangan, melihat keadaan jalan maupun gedung, dan fasilitas lainnya yang dibangun pemerintah provinsi Kalimantan Utara yang berada di Kota Tarakan.

Rombongan DPRD meninjau Pembangunan Guest House Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang pengerjaannya sudah di Tahap II. Jemudian meninjau pemeliharaan berkala jalan dalam Kota Tarakan ruas jalan Gajah Mada, melihat peningkatan pembangunan Jalan Lingkungan di RT 15, memonitoring peningkatan jalan di Karang Harapan Tarakan, dan peningkatan jalan menuju pesantren Ar Rifai kota Tarakan.

Perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Kaltara mengatakan, untuk progres pembangunan  guest house convention centre ini sudah mencapai 82 % dan nantinya dapat dipakai oleh masyarakat, ditambah  dengan pembangunan penginapan yang ada di belakang bangunan guest house convention center.

Untuk Peningkatan jalan di Karang Harapan, memiliki panjang sekitar 819 , 5 meter sudah dapat digunakan oleh masyarakat dengan menggunakan rigid besi beton.

Sedangkan untuk peningkatan jalan gajah Mada dengan panjang ruas 928 meter panjang penanganan 925 Meter progresnya sudah 100 % dan dapat digunakan oleh masyarakat, namun ada diruas jalan terdapat lubang sudah dikonfirmasi bahwa itu ada kebocoran pipa PDAM.

Siangnya, rombongan melakukan monitoring ke pelabuhan Tengkayu II Tarakan dan SMKN 1 Tarakan untuk meninjau beberapa fasilitas pelabuhan dan ruang guru dan praktek siswa.

Esok harinya, anggota DPRD kembali melakukan monitoring ke Sekolah SMAN 2 Tarakan dan SMKN 2 Tarakan.

Anggota DPRD Prov. Kaltara meninjau langsung ruang laboratorium dan ruang praktek siswa dan meninjau rehabilitasi ruang guru yang mengalami kerusakan di SMAN 2 Tarakan.(hms/adv)