Boy Thohir Ketua Konsorsium Kawasan Industri Tanah Kuning, Berapa Kekayaannya?

28 Desember 2021

JAKARTA, takanews.id – Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir, resmi ditunjuk sebagai ketua konsorsium Kawasan Industri Hijau Indonesia, di Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Dengan bendera PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), Presiden PT Adaro Energy Tbk ini, akan memimpin sejumlah perusahaan yang bakal berinvestasi membangun industri di kawasan seluas 16.000 hektare lebih tersebut..

Boy Thohir juga diketahui sebagai pemilik lahan terluas di Kawasan Industri Hijau terbesar di dunia itu.

Siapa Boy Thohir?
Melansir Forbes, Jakarta, Senin (27/12/2021), Garibaldi Thohir mempunyai kekayaan USD2,6 miliar atau setara Rp37,1 triliun. Pria yang akrab disapa Boy ini menduduki peringkat 17 dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes 2021.

Garibaldi Thohir merupakan kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir yang mempunyai berbagai macam bisnis, salah satunya bisnis batu bara berbendera Adaro Energy.

Pria kelahiran 1 Mei 1965 ini merupakan Presiden Direktur dan CEO Adaro Energy (ADRO).

Dia pertama kali mengakuisisi saham di Allied Indocoal dalam usaha patungan dengan perusahaan Australia, kemudian dengan mitranya membeli Adaro pada tahun 2005.

Pada tahun 1997, Boy Thohir membentuk perusahaan pembiayaan sepeda motor Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance).

Dia masih mendistribusikan sepeda motor Honda. Boy Thohir memiliki saham di Hutchison 3 Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi di Indonesia. Keluarganya juga mengoperasikan restoran dan hotel milik bersama.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa lahan pengembangan Kawasan Industri Hijau Tanah Kuning di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara merupakan milik Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.

Menko Luhut mengaku, awalnya tak mengetahui tanah yang akan dibangun kawasan industri adalah milik Boy Thohir, pengusaha sekaligus kaka dari Menteri BUMN Erick Thohir.

“Jujur kami juga tadinya tidak mengerti siapa yang punya tanah di sini. Setelah kami meninjau ke daerah ini mengirimkan tim kita baru menemukan bahwa yang memiliki adalah Pak Boy Thohir,” kata Menko Luhut dalam Keterangan resminya. (*/lis/ant)