Pastikan Kadar Air Sumur Bor, Syarwani Bawa Labkesda

06 Desember 2021

BULUNGAN, Takanews.id – Dalam memenuhi kebutuhan air irigasi yang semula tadah hujan menjadi daerah yang tercukupi kebutuhan air irigasi bagi para petani di Kabupaten Bulungan.

Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan sekaligus meresmikan bantuan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) pada 7 desa di Kabupaten Bulungan. Peresmian JIAT di 7 desa itu, dipusatkan di Desa Wono Mulyo Kecamatan Tanjung Palas Timur. Minggu, (5/12/21).

7 titik jaringan irigasi yang dibangun itu yakni Desa wono Mulyo, Desa Sajau Hilir, Desa antutan dan desa gunung putih,
Desa pimping, desa kelubir, dan Desa Silva Rahayu.

Sumur bor yang dibangun ini merupakan bantuan yang dikucurkan dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang di alokasi melalui anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) yang langsung disalurkan kepada kelompok tani di 7 desa pada empat kecamatan di Kabupaten Bulungan

” Untuk total anggarannya sejumlah Rp 1,8 Miliar Rupiah, tiap desa sebesar Rp 266 juta melalui DAK 2021 yang di transfer langsung ke rekening masing masing kelompok tani. Ini patut kita sukuri, semoga melalui bantuan bangunan JIAT ini menambah semangat kita dalam menciptakan swasembadaini khususnya di 7 desa di kabupaten Bulungan,” ungkap Syarwani.

Syarwani berpesan bangunan sumur bor ini untuk dijaga dan di rawat bersama-sama sehingga penggunaannya tetap awet dan tetap berfungsi.

” Karena sumur bor ini bukan untuk kepentingan satu orang saja namun untuk kepenting para petani di desa ini, saya sudah komunikasikan dengan kepala dinas kesehatan nanti akan ada tim dari dinas kesehatan melalui laboratorium kesehatan daerah Bulungan untuk memeriksa kadar air sumur bor ini sehingga juga layak di konsumsi minimal bisa digunakan untuk MCK, ” ujar Syarwani.

Sebelum meresmikan Jaringan Irigasi. Syarwani juga melakukan penanaman padi jenis cimelati bersama Petani di desa Wono Mulyo

” Tentu ini dalam meningkatkan produksi pangan di bulungan menjadi kewajiban Pemerintah daerah memfasilitasi dan memberikan dukungan terhadap aktifitas pertanian di kabupaten Bulungan, sehingga
Kabupaten Bulungan menjadi daerah yang Berdaulat, pangan maju dan sejahtera,” ucap Syarwani.

” Tugas pemerintah tak hanya mengembangkan dan meningkatkan luasan pertanian saja namun juga memastikan kualitas dan bibit pada yang di gunakan ini dapat di terima oleh pasar, karena kualitas bibit padi cimelati yang di orbitkan ini sesuai kesekuan konusmen dan juga bibit padi cimelati ini aromatik,” ujar Syarwani