Gubernur Bersyukur Bupati/Wali Kota Saling Bersinergi

30 September 2021

TARAKAN, Takanews.id – Untuk koordinasi, sekaligus membangun komunikasi dan silaturahmi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara kembali menggelar Coffee Morning, Kamis (30/9) pagi tadi.

Bertempat di Mako Lantamal XIII Tarakan di Kelurahan Mamburungan selaku tuan rumah, agenda rutin bulanan yang berpindah pindah ini dihadiri Gubernur Kaltara, Drs H.Zainal A.Paliwang, SH, M.Hum.

Selain ajang silahturahmi, Gubernur kembali menegaskan tujuan Coffee Morning yang diinisiasi Pemprov ini guna menciptakan sinergitas, harmonis dan jalin kekompakan dalam menjalankan amanah yang diemban untuk kepentingan rakyat Bumi Benuanta.

“Saya selalu mengharapkan kita semua tetap bersinergi, harmonis dan kompak. Kalau ketiga kunci ini terus kita satukan, insya Allah apa yang menjadi masalah, hambatan termasuk apa yang kita cita-citakan bisa kita raih,” ujarnya.

“Ibarat grup band, ada yang bertugas vokalis, gitaris, keyboard dan pemukul drum, semuanya harus kompak dan seirama. Kalau tidak, pasti penonton melemparkan sepatunya ke personel band itu karena tidak enak didengar,” tambah Gubernur.

Gubernur mengungkapkan sejak menahkodai provinsi termuda di Indonesia ini pada 15 Februari lalu hingga sekarang, dirinya merasa bersyukur Bupati/Wali Kota se-Kaltara dapat bekerjasama dan bersinergi dengan baik.

“Apa yang disampaikan, alhamdulillah Bupati/Wali Kota bisa melaksanakannya dengan baik dan bersinergi, begitu juga masukan dari Buapti/Wali Kota untuk Pemprov Kaltara,” ucapnya.

Di penghujung acara, Gubernur dan Danlantamal XIII Tarakan, Laksamana TNI AL, Edi Krisna Mukti melakukan penandatangan serah terima daerah antara Pemprov Kaltara dengan Lantamal XIII Tarakan, yaitu berupa kendaraan roda empat merk Fortuner sebanyak satu unit

Kemudian dilanjutkan berdiskusi santai sembari mendengarkan alunan musik yang dibawakan beberpa petinggi Forkopimda. Termasuk Gubernur.

Sekadar diketahui, segenap pucuk pimpinan Forum Pimpinan Koordinasi Daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltara juga turut hadir dalam acara yang penuh keakraban tersebut.

Di antaranya Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono yang diwakili Wakil Wakapolda, Danrem 0902 Maharajalila, Kepala Binda Kaltara dan Danlanud Anang Busra Tarakan serta lainnya.

Wali Kota Tarakan dr Khairul, M.Kes beserta Wakil Wali Kota Effendhi Djuprianto dan sejumlah Forkopimda Kota Tarakan juga turut hadir. (adpim/Taka)

“Diharapkan Inovasi terus berperan aktif dan berkontribusi besar dalam percepatan pendidikan di Bulungan, ” ini katakan Sayrwani saat menggelar Audiensi bersama tim Inovasi Kaltara, dan Disdikbud. Selasa, (28/09/21).

Syarwani mengatakan dimasa pandemi menjadi tantangan sendiri bagi Disdik juga termasuk teman-teman guru di Bulungan

” Kepada guru di Bulungan untuk tetap semangat dalam proses belajar mengajar, pmulihan pembelajar tahun depan harus di kerjakan lebih fokus, sehingga tidak terjadi loss generasi akibat tidak terselenggaranya pendidikan di Bulungan di tengah pandemi, ” ujar Syarwani.

Syarwani mengatakan bahwa literasi menjadi suatu hal yang wajib sehingga masuk dalam bagian program unggulan sekolah di Bulungan.

” Literasi, nomerasi, bagi siswa sekolah dasar secara legalitas juga sudah dituangkan kedalam RPJMD Bulungan, Ini menjadi bagian semangat Disdik Bulungan, Mudah mudahan ini bagian yang bisa kita hidupkan kembali seperti Budaya menulis, mengarang, sehingga inovasi anak didik dapat di tumbuhkan, ” ujar Syarwani.

Syarwani juga mengatakan bahwa Literasi nomerasi, dan karakter sangat penting, karena mampu mengajar dan memberikan pendidikan yang lebih baik.

” saya berharap tidak hanya sekolah atau guru yang terlibat, namun peran orang tua murid juga harus terlibat dalam pendidikan di bulungan,” ujar Syarwani.

Selain itu Manajer Inovasi Kaltara Handoko Didagdo menyatakan bahwa Kabupaten Bulungan Mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendidkan dan kebudyaan RI atas presteasi kebijakan strategis Bupati Bulungan dalam upaya pemulihan pembelajaran akibat dampak pandemi.

” Bulungan menjadi salah satu contoh yang dianggap berhasil karena di masa pandemi bisa mengelola pembelajaran sangat baik, juga mampu memberikan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, maka itu pada tanggal 1 Oktober 2021,  bulungan kan berbagi pengalamnya dengan kementerian dalam upaya dan kebijakan menemani siswa di masa pandemi. sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lain, ” ujar Handoko melalui Virtual.

” demikina juga bulungan juga sudah sangat baik memberikan akses pembelajaran kepada anak siswa yang tidak mendapatkan akses internet, ” tandasnya. (ulis/taka)


Baca Juga