Disdukcapil Kukar Kejar Seluruh Target Nasional Administrasi Kependudukan

TENGGARONG, taknews.com – Capaian pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan perkembangan positif. Menjelang penghujung 2026, sebagian besar indikator kepemilikan dokumen kependudukan bahkan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar, Muhammad Iryanto, mengatakan pihaknya kini berupaya memastikan seluruh indikator yang tersisa dapat dituntaskan sebelum pergantian tahun.
Menurutnya, capaian tersebut mencakup berbagai jenis dokumen yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga dokumen pencatatan sipil lainnya.
“Sebagian besar target nasional untuk kepemilikan dokumen kependudukan sudah berhasil kami lampaui. Secara keseluruhan, capaian program administrasi kependudukan juga sudah mendekati target yang ditentukan,” ujar Iryanto, Selasa (3/11/2026).
Di sisi lain, peningkatan cakupan pelayanan terus dilakukan dengan memperluas jangkauan pengurusan dokumen hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini diharapkan dapat memangkas kendala jarak yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal jauh dari pusat pelayanan di Tenggarong.
Disdukcapil Kukar juga mengoptimalkan pemanfaatan layanan digital. Masyarakat kini memiliki alternatif untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan secara daring melalui telepon genggam.
Iryanto menilai kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong pemerataan kepemilikan dokumen di seluruh wilayah Kukar.
“Pelayanan harus bisa menjangkau masyarakat di mana pun mereka berada. Karena itu, kami terus membuka kemudahan melalui pelayanan di desa dan kelurahan maupun secara online,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Disdukcapil Kukar optimistis sisa indikator yang belum terpenuhi dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Pihaknya menargetkan seluruh sasaran nasional sudah tercapai sebelum batas akhir tahun.
“Kami berharap seluruh indikator yang masih dalam proses bisa segera diselesaikan. Mudah-mudahan pada 31 Desember 2026 nanti semua target sudah tercapai, bahkan bisa melampaui ketentuan nasional,” tutup Iryanto. (sr/adv)
