Dinas PU Kukar Libatkan Polnes dan Unmul Teliti Penyebab Kerusakan Turap Taman Musik

04 November 2026

TENGGARONG, takanews.com – Penanganan kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), akan diawali dengan kajian teknis yang melibatkan kalangan akademisi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar berencana menggandeng Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk menelusuri penyebab kerusakan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang tepat.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kerusakan pada bagian ujung turap sudah cukup serius. Struktur penahan tanah itu dilaporkan mengalami pergeseran hingga mendekati kondisi amblas, sehingga diperlukan pemeriksaan menyeluruh sebelum pemerintah menentukan bentuk perbaikannya.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menyebut hasil pengamatan sementara menunjukkan pergeseran konstruksi diperkirakan mencapai sekitar 50 meter. Meski demikian, angka tersebut belum menjadi hasil pengukuran final dan masih harus diverifikasi melalui pemeriksaan teknis di lapangan.

“Kami ingin mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan pergeseran tersebut. Karena itu, kami akan melibatkan tenaga akademisi dari Polnes dan Unmul untuk melakukan kajian, sehingga penanganannya nanti benar-benar berdasarkan hasil analisis teknis,” ungkap Wiyono, Selasa (3/11/2026).

Ia menegaskan, hasil kajian akan menjadi acuan utama dalam menentukan langkah konstruksi yang harus diambil. Pemerintah daerah masih membuka dua kemungkinan, yakni mempertahankan struktur lama dengan penguatan atau melakukan pembongkaran untuk pembangunan ulang apabila kondisinya dinilai tidak lagi memungkinkan.

Menurutnya, keputusan tersebut harus didasarkan pada tingkat kerusakan dan kemampuan konstruksi untuk menopang kondisi kawasan dalam jangka panjang. Dengan begitu, perbaikan yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang terlihat saat ini, tetapi juga meminimalkan risiko kerusakan berulang.

“Kami ingin memastikan penanganannya benar-benar tuntas. Jangan sampai setelah diperbaiki, beberapa waktu kemudian mengalami kerusakan lagi. Jadi, aspek kekuatan dan ketahanan bangunan harus menjadi pertimbangan utama,” tegasnya.

Terkait kebutuhan pembiayaan, Wiyono mengatakan pihaknya belum dapat menghitung besaran anggaran yang diperlukan. Nilai pekerjaan baru bisa diperkirakan setelah kajian menghasilkan rekomendasi teknis, termasuk menentukan apakah turap cukup diperkuat atau harus dibangun kembali.

Dinas PU Kukar berharap proses kajian dapat dimulai dan dilaksanakan pada November 2026. Apabila seluruh tahapan memungkinkan, hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penganggaran perbaikan pada 2027.

Wiyono menilai pembenahan turap menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas kawasan Taman Musik yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon Tenggarong. Penataan fasilitas publik di lokasi tersebut juga berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kawasan itu sebagai ruang rekreasi.

Selain menjaga wajah kota, kawasan yang terpelihara dengan baik diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi di sekitarnya, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana penanganan tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Ketua DPRD Kukar. Dukungan itu diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil kajian hingga tahap perbaikan. (sr/adv)


Baca Juga