Dispar Kukar Verifikasi Usulan Bantuan Komunitas Kreatif, Besaran Stimulus Disesuaikan Kegiatan

27 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Pelaku ekonomi kreatif serta komunitas seni dan budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki peluang memperoleh dukungan melalui program stimulus Dinas Pariwisata (Dispar). Namun, bantuan yang disalurkan tidak memiliki besaran seragam karena bergantung pada jenis kegiatan dan hasil penilaian terhadap usulan yang masuk.

Skema tersebut diterapkan untuk mendukung berbagai aktivitas yang berpotensi memperkuat sektor pariwisata daerah, mulai dari penyelenggaraan festival hingga kegiatan komunitas kreatif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, menjelaskan bahwa mekanisme bantuan ini berbeda dari program yang menetapkan nominal anggaran sama bagi setiap penerima.

“Stimulus bagi pelaku ekonomi kreatif dan pegiat seni budaya sudah ada. Tetapi, besarannya tidak sama untuk setiap kelompok, karena menyesuaikan bentuk kegiatan atau festival yang diselenggarakan,” jelasnya, Selasa (27/10/3026).

Sejumlah kegiatan di Kukar telah mendapatkan dukungan tersebut, di antaranya Pesta Laut, Erau Namang, dan Reggae Pesisir. Sementara itu, kelompok ekonomi kreatif yang mengajukan bantuan secara khusus perlu melewati proses verifikasi untuk memastikan kelayakan usulan sebelum stimulus diberikan.

Di sisi lain, besarnya potensi ekonomi kreatif di Kukar menjadi salah satu sektor yang dapat terus dikembangkan. Awang memperkirakan jumlah pelaku ekonomi kreatif di daerah tersebut telah mencapai ribuan orang, seiring bertambahnya bidang usaha dan aktivitas kreatif yang berkembang di tengah masyarakat.

Perkembangan itu juga terlihat dari bertambahnya jumlah subsektor ekonomi kreatif, dari sebelumnya 17 menjadi 21 subsektor. Kondisi tersebut membuka ruang bagi berbagai bidang usaha dan komunitas untuk tumbuh, termasuk yang sebelumnya belum banyak dikaitkan dengan kegiatan pariwisata.

Salah satu contohnya ialah modifikasi kendaraan bermotor. Aktivitas ini turut ditampilkan dalam gelaran Reggae Pesisir melalui pameran motor modifikasi, yang memperlihatkan bahwa kegiatan komunitas dapat menjadi bagian dari daya tarik sebuah festival.

“Perkembangan ini membuka peluang bagi beragam bidang usaha dan komunitas untuk tumbuh di Kukar,” ungkap Awang.

Menurutnya, keberadaan komunitas dengan beragam minat dapat menjadi modal untuk memperluas aktivitas ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan kegiatan yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Melalui stimulus yang diberikan berdasarkan kebutuhan dan kelayakan kegiatan, Dispar Kukar berupaya membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif serta pegiat seni dan budaya untuk mengembangkan aktivitasnya. Upaya tersebut diharapkan turut memperkaya agenda kegiatan daerah dan memperkuat keterkaitan antara ekonomi kreatif dengan pengembangan pariwisata Kukar. (sr/adv)


Baca Juga