Bupati Kukar Minta 11 Pejabat Baru Hadirkan Terobosan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

TENGGARONG, takanews.com – Pengisian jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pelayanan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, setelah melantik 11 aparatur sipil negara (ASN) untuk menduduki jabatan administrator dan pengawas di Pendopo Odah Etam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (23/10/2026).
Aulia menekankan, pejabat yang baru dilantik perlu segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing. Pemahaman terhadap tugas, fungsi, dan tanggung jawab jabatan menjadi langkah awal agar pelaksanaan program di setiap perangkat daerah dapat berjalan sesuai target.
Menurutnya, pejabat tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif. Mereka juga dituntut mampu mengembangkan gagasan baru untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi instansi tempat mereka bertugas.
“Harapan kami, mereka dapat melahirkan pemikiran dan ide-ide inovatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan di OPD sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Aulia.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. Dengan terisinya jabatan itu, kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan diharapkan tetap terjaga tanpa mengganggu pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Kukar. Ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong karena beberapa pejabat sebelumnya pensiun, sehingga roda pemerintahan tidak terhenti dan tetap berjalan optimal,” katanya.
Sebanyak 11 pejabat yang dilantik akan menempati sejumlah posisi strategis di berbagai perangkat daerah, mulai dari bidang sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pelayanan kesehatan, kepegawaian, kebudayaan, hingga pengelolaan keuangan dan pengawasan.
Berikut daftar 11 pejabat administrator dan pengawas yang dilantik:
1. Ersianli – Sekretaris Dinas Sosial.
2. Lucy Yulidasari – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
3. Nur Nurleli Triwahyuni – Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Aji Muhammad Parikesit.
4. Rianto – Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan RSUD Aji Muhammad Parikesit.
5. Aspiadi Yuspian Handani – Inspektur Pembantu Wilayah Tiga Inspektorat Daerah.
6. Rindang Lesmana – Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
7. Ismail Eendi – Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM.
8. Muhammad Saidar – Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
9. Ahmad Supriade – Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
10. Yoga Jati Nugraha – Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset BPKAD.
11. Gigi Haryo Santoso – Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan.
Melalui pengisian jabatan tersebut, Pemkab Kukar berharap para pejabat dapat segera bekerja sesuai tanggung jawab masing-masing, memperkuat kinerja organisasi, serta menghadirkan gagasan yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (sr/adv)
