Pemkab Kukar Petakan Kebutuhan Air Pemadam di Permukiman Padat

10 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memetakan kebutuhan sarana penunjang pemadaman kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu perhatian, menyusul risiko kesulitan penanganan kebakaran di lingkungan yang sulit dijangkau armada pemadam.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyebut penguatan fasilitas tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Salah satu opsi yang akan dioptimalkan ialah pemanfaatan dana Rukun Tetangga (RT) yang dipastikan tetap dipertahankan pada 2027.

Menurut Aulia, kebutuhan air untuk pemadaman telah menjadi bahan pembahasan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar. Evaluasi ini diarahkan untuk melihat kebutuhan sarana yang dapat menunjang respons petugas ketika kebakaran terjadi.

“Kami sempat berdiskusi dengan Kepala Damkar terkait kebutuhan air ini. Kami berkomitmen bahwa dana RT tahun depan tidak akan dikurangi,” kata Aulia, Sabtu (10/10/2026)

Ia menjelaskan, dukungan anggaran di tingkat RT berpeluang dimanfaatkan untuk menjawab persoalan lingkungan, termasuk kebutuhan fasilitas pendukung penanggulangan kebakaran. Namun, penerapannya akan melihat skala prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Kawasan padat penduduk di Tenggarong menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam upaya tersebut. Selain ketersediaan hidran atau titik sumber air, pemetaan lokasi dan kebutuhan distribusi air juga dinilai penting agar sarana yang disiapkan sesuai dengan kondisi lapangan.

Aulia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan menyamaratakan penggunaan dana RT. Setiap lingkungan memiliki karakteristik berbeda, sehingga kebutuhan penanganannya harus diidentifikasi terlebih dahulu.

“Kebutuhan masing-masing RT tidak sama. Kalau permasalahannya bisa ditangani melalui dana RT, maka pembiayaannya akan kita optimalkan untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Melalui langkah ini, Pemkab Kukar berharap dana RT dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk mendukung kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi kebakaran. Dengan identifikasi kebutuhan yang tepat, fasilitas penunjang pemadaman diharapkan dapat tersedia sesuai persoalan yang dihadapi setiap lingkungan.

Meski demikian, pemanfaatan dana tersebut untuk kebutuhan sarana pemadam tetap akan disesuaikan dengan hasil pemetaan dan prioritas masing-masing RT. (sr/adv)


Baca Juga