DPMD Kukar Sasar Permukiman Terpencil, PLTS Komunal Jadi Solusi Pemerataan Listrik

31 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Pemerataan akses listrik hingga ke kawasan terpencil masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Program Terang Kampungku terus dilanjutkan dengan menyasar permukiman yang belum sepenuhnya menikmati pasokan listrik memadai.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik secara umum telah menjangkau seluruh wilayah sasaran. Kendati demikian, masih terdapat sejumlah kantong permukiman yang memerlukan penanganan khusus karena letaknya berjauhan dan terpisah dari pusat desa.

Kondisi tersebut salah satunya ditemukan di Desa Sepatin. Beberapa kawasan seperti Dusun Tanjung Rukang dan Dusun Mangkubur menjadi perhatian karena lokasinya yang terpisah dari permukiman utama sehingga membutuhkan sistem penyediaan listrik tersendiri.

“Yang menjadi perhatian kami sekarang adalah titik-titik permukiman yang berada jauh dari desa induk. Secara keseluruhan pemenuhan listrik sudah mencapai 100 persen, tetapi masih ada wilayah terpencil yang perlu kita jangkau melalui program ini,” jelas Arianto, Jumat (30/10/2026).

Untuk menjangkau kawasan tersebut, DPMD Kukar memanfaatkan energi terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal. Salah satu pengerjaan yang tengah berlangsung saat ini berada di Desa Sepatin.

Pemanfaatan PLTS Komunal diharapkan menjadi alternatif penyediaan energi bagi masyarakat yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional. Setelah pengerjaan di wilayah tersebut, pemerintah juga berencana melanjutkan penanganan ke titik-titik permukiman terpencil lainnya.

Meski pembangunan fasilitas PLTS Komunal secara keseluruhan telah rampung 100 persen, Arianto mengakui kapasitas daya yang tersedia masih perlu ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Pembangunannya memang sudah selesai seluruhnya, tetapi kemampuan daya yang tersedia belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Jadi, ke depan kita berharap bisa meningkatkan kapasitas pembangkit apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan,” tuturnya.

Dengan demikian, keberlanjutan Program Terang Kampungku tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana penyediaan listrik, tetapi juga peningkatan kemampuan fasilitas yang sudah tersedia. DPMD Kukar berharap masyarakat di permukiman terpisah dan kawasan terpencil dapat memperoleh pasokan energi yang lebih memadai. (sr/adv)


Baca Juga