Kukar Idaman Terbaik Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Fasilitas Bus Sekolah

TENGGARONG, takanews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui penyediaan fasilitas transportasi bagi pelajar. Upaya ini menjadi bagian dari pelaksanaan misi Kukar Idaman Terbaik, yakni mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemenuhan layanan dasar harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung akses pendidikan adalah memfasilitasi transportasi bagi anak sekolah melalui penyediaan bus sekolah.
Menurutnya, pemerataan pelayanan tidak selalu dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang sama di seluruh kecamatan. Pemerintah daerah perlu terlebih dahulu memetakan kebutuhan di lapangan agar program yang dijalankan tepat sasaran.
“Pelayanan kepada masyarakat harus melihat kebutuhan di masing-masing wilayah. Jika suatu kecamatan membutuhkan bus sekolah, tentu akan kita upayakan. Namun, kalau kebutuhannya berbeda, kita akan menyesuaikan bentuk pelayanan yang diperlukan,” ujar Aulia, Selasa (27/10/2026).
Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar telah memfasilitasi sembilan unit bus sekolah yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, pemerintah daerah juga memperoleh tambahan satu unit bus dari Kementerian Perhubungan yang direncanakan untuk Kecamatan Sanga-Sanga.
Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas pelajar, terutama bagi anak-anak yang menghadapi kendala transportasi untuk menjangkau sekolah. Dengan akses perjalanan yang lebih memadai, upaya pemenuhan layanan pendidikan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Aulia menjelaskan, pengembangan layanan bus sekolah juga perlu mempertimbangkan keberlanjutan operasional. Selain ketersediaan kendaraan, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu hal yang tengah dibahas agar layanan dapat berjalan secara berkesinambungan.
Pemkab Kukar pun membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha untuk mendukung kebutuhan tersebut. Aulia menyebutkan, pembahasan bersama forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan telah dilakukan, termasuk mengenai kemungkinan dukungan pembiayaan BBM.
“Kemarin kita sudah berdiskusi dengan forum TJSL. Ada kemungkinan kebutuhan bahan bakar bus sekolah dapat didukung oleh perusahaan, sehingga dunia usaha juga bisa memberikan kontribusi nyata dalam membantu pelayanan pendidikan,” ungkapnya.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu alternatif untuk menjaga keberlangsungan program, sekaligus memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat.
Dalam misi Kukar Idaman Terbaik, pemerintah daerah menargetkan pelayanan dasar yang layak dan mudah diakses. Selain melalui program subsidi biaya penunjang sekolah dan beasiswa, dukungan transportasi anak sekolah menjadi bagian dari upaya membantu pelajar memperoleh akses pendidikan.
Pemkab Kukar akan terus mengidentifikasi kebutuhan di setiap kecamatan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan bentuk dukungan yang diperlukan, sehingga pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik dapat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. (sr/adv)
