Diskominfo Kukar Masifkan Pendampingan Internet Gratis untuk 3.214 RT

23 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong realisasi fasilitas internet gratis bagi 3.214 rukun tetangga (RT) melalui Program RT-KU Terbaik. Pendampingan teknis disiapkan agar penyediaan layanan internet dapat menyesuaikan kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengatakan pihaknya bertanggung jawab dalam pengawalan teknis pelaksanaan program, mulai dari penentuan teknologi yang digunakan, pemasangan perangkat, hingga penanganan apabila terjadi gangguan jaringan.

Selain itu, Diskominfo juga menyiapkan regulasi dan petunjuk teknis sebagai pedoman bagi RT dalam merealisasikan fasilitas internet tersebut.

“Kalau kami dari Diskominfo itu mendapat tugas untuk pengawalan teknisnya. Jadi nanti bagaimana teknologinya, seperti apa pemasangannya, kemudian bagaimana penanganan kalau ada gangguan, itu di kami,” ujar Solihin, Kamis (23/10/2026).

Ia menjelaskan, penyediaan internet bagi ribuan RT di Kukar membutuhkan penyesuaian teknologi berdasarkan ketersediaan infrastruktur di masing-masing wilayah. RT yang telah terjangkau jaringan kabel optik dapat memanfaatkan layanan dari penyedia internet atau provider.

Sementara itu, wilayah yang belum terlayani kabel optik memerlukan alternatif teknologi lain. Salah satu opsi yang dapat digunakan ialah internet berbasis satelit, seperti Starlink dan Orbit.

Menurut Solihin, kondisi akses internet di Kukar masih beragam. Sejumlah kawasan permukiman belum terjangkau jaringan secara optimal karena lokasi yang jauh dari menara base transceiver station (BTS) maupun belum tersedianya layanan provider di wilayah tersebut.

Melalui pendampingan teknis ini, Diskominfo berupaya membantu RT menentukan teknologi yang sesuai agar pelaksanaan Program RT-KU Terbaik dapat memfasilitasi kebutuhan akses internet masyarakat, termasuk di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan.

Terkait kebutuhan perangkat, Solihin menyebut jumlah dan jenis peralatan akan disesuaikan dengan kondisi serta jumlah penduduk di setiap RT. Perangkat yang diperlukan dapat mencakup access point, router, dan perlengkapan pendukung lainnya.

“RT punya dana sekian, teknologinya apa yang cocok. Nanti berapa perangkat yang kita siapkan, tergantung penduduknya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembiayaan program disebut berasal dari anggaran RT, sedangkan Diskominfo berperan dalam pendampingan teknis dan pengawasan pelaksanaannya. Karena itu, kebutuhan anggaran serta perangkat akan mengikuti perencanaan masing-masing RT.

Meski demikian, Solihin belum merinci besaran anggaran yang dibutuhkan maupun jadwal realisasi pemasangan internet gratis di seluruh RT. Penyesuaian teknologi dan kebutuhan perangkat menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan program tersebut. (sr/adv)


Baca Juga