Disdikbud Kukar Petakan Kerusakan SDN 021 Tenggarong, Tiga Ruang Kelas Perlu Penanganan

18 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah setelah kebakaran melanda Jalan Kartini, Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), pada 13 Oktober 2026.

Insiden yang menghanguskan 11 bangunan tersebut turut merusak fasilitas SDN 021 Tenggarong. Tiga ruang kelas dan toilet murid dilaporkan terdampak, sehingga penanganan kerusakan menjadi langkah penting agar aktivitas pendidikan dapat kembali berlangsung normal.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kini menyiapkan upaya pemulihan dengan mengidentifikasi kondisi bangunan serta menghitung kebutuhan perbaikannya. Langkah ini sekaligus menjadi dasar untuk menentukan sumber anggaran yang dapat digunakan.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya membuka sejumlah opsi pendanaan untuk mempercepat perbaikan sekolah. Selain mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan, pemerintah daerah juga akan mempertimbangkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pertama, kita lakukan identifikasi dan pengecekan fisik untuk memastikan berapa ruang yang terdampak. Setelah itu, kita berupaya mencari berbagai sumber pendanaan, baik dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi maupun dari daerah melalui APBD. Harapannya, kerusakan ini bisa kita tanggulangi secepat mungkin,” ujar Heriansyah.

Upaya tersebut didahului dengan peninjauan langsung oleh jajaran Disdikbud Kukar pada 15 Oktober 2026. Pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui bagian sekolah yang mengalami kerusakan sekaligus memetakan kebutuhan penanganan berdasarkan kondisi di lapangan.

Heriansyah menegaskan, pendataan menjadi tahapan penting sebelum perbaikan dilaksanakan. Dengan mengetahui tingkat kerusakan secara terperinci, kebutuhan fasilitas yang harus dipulihkan dapat diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Tak hanya menyasar bangunan sekolah, Disdikbud Kukar juga menyiapkan langkah untuk membantu masyarakat yang kehilangan dokumen pendidikan akibat kebakaran. Posko pengaduan direncanakan dibuka di lingkungan sekolah guna menghimpun laporan warga, termasuk mengenai ijazah yang ikut terbakar.

“Kita juga akan membuka posko di sekolah untuk pengaduan masyarakat yang ijazahnya terbakar maupun persoalan lain yang berkaitan dengan fungsi pendidikan. Nantinya, kita proses sesuai ketentuan agar dokumen yang hilang bisa diurus penggantinya,” jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan belajar-mengajar di SDN 021 Tenggarong masih menyesuaikan kondisi pascakebakaran. Pihak sekolah merencanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sementara waktu, sembari menunggu situasi memungkinkan bagi siswa untuk kembali mengikuti pembelajaran secara langsung.

Kepala SDN 021 Tenggarong, Rusdiana, mengatakan guru tetap memberikan tugas kepada siswa selama pembelajaran berlangsung dari rumah. Skema tersebut diterapkan agar kegiatan belajar tetap berjalan meskipun aktivitas di sekolah belum sepenuhnya pulih.

“Untuk sementara, kemungkinan dari Rabu sampai Sabtu masih PJJ, tapi guru tetap memberikan tugas dari sekolah. Insyaallah, hari Senin kami berharap sudah bisa belajar aktif kembali,” ungkap Rusdiana.

Pihak sekolah berharap penanganan kerusakan dapat segera direalisasikan sehingga seluruh siswa bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dengan kondisi fasilitas yang aman dan nyaman.

“Semoga bisa segera diperbaiki agar proses pembelajaran bisa berjalan normal seperti biasanya,” tandasnya. (sr/adv)


Baca Juga