Dinas PU Kukar Tangani Kerusakan Turap Taman Musik Tenggarong, Penyelesaian Ditargetkan Akhir Oktober

18 Oktober 2026

TENGGARONG, takanews.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) mempercepat penanganan kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong, tepatnya di depan kantor Telkomsel, Jalan S Parman, Kelurahan Melayu.

Perbaikan dilakukan setelah struktur penahan tanah di sisi ujung taman tersebut mengalami amblas. Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026, sehingga kondisi kawasan dapat kembali tertangani dengan baik.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kukar, Awang Agus Syahbani, mengatakan proses perbaikan telah berjalan. Pihaknya berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan dukungan kondisi cuaca yang mendukung.

“Teman-teman saat ini sedang melaksanakan perbaikan dan insyaallah dalam bulan ini perbaikan tersebut selesai,” ujar Awang Agus Syahbani.

Ia menjelaskan, kerusakan turap diduga dipengaruhi perubahan kondisi tanah selama periode cuaca kering. Tanah yang kehilangan kelembapan dapat mengalami retakan dan perubahan kestabilan, sehingga berpotensi memicu pergeseran struktur di atasnya.

“Kontur tanah kita memang berpotensi bergeser atau bergerak. Saat ini, kondisi tanah banyak yang pecah karena kering, sehingga menjadi lebih gembur. Kalau kondisi air normal, sebelumnya tidak ada masalah,” terangnya.

Menurut Awang, persoalan pergerakan tanah bukan hanya ditemukan di kawasan Taman Musik Tenggarong. Kondisi serupa juga dijumpai di sejumlah titik lain, salah satunya di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

Kerusakan pada struktur penahan tanah perlu ditangani agar kondisinya tidak semakin memburuk. Salah satu persoalan yang dapat terjadi ialah gerusan di bagian bawah turap, yang berisiko mengurangi daya dukung struktur hingga memicu abrasi maupun amblas.

Dinas PU Kukar berharap proses pemulihan di kawasan Taman Musik dapat berjalan lancar hingga pekerjaan selesai. Selain faktor cuaca, tanggung jawab kontraktor terhadap pekerjaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan terlaksana sesuai ketentuan.

“Insyaallah, mudah-mudahan kondisi mendukung sehingga perbaikan bisa diselesaikan. Pihak kontraktor juga tetap bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut,” tandasnya. (sr/adv)


Baca Juga