Kalpataru Diarak Keliling Tanjung Selor, MHA Punan Batu Benau Penyelamat Lingkungan

12 Juni 2024

TANJUNG SELOR, takanews.com – Masih dalam rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia yang jatuh pada 5 Juni 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan telah menggelar konvoi berupa arak-arakan atas diraihnya penghargaan Kalpataru oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA) Punan Batu di Benau Sajau.

Kegiatan yang dipusatkan di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor tersebut berlangsung pada Rabu (12/6/2024).

Kalpataru sendiri diraih oleh MHA Punan Batu Benau pada 5 Juni 2024 lalu. Di mana masyarakat adat ini meraih kalpataru kategori penyelamat lingkungan.

Dalam konvoi tersebut setidaknya melibatkan belasan mobil yang dihias dengan berbagai hiasan alam seperti bunga, daun-daunan, ranting dan pohon. Di mana mobil-mobil indah tersebut juga memuat para pejabat dan jajaran Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Bulungan serta MHA Punan Batu yang telah memperoleh penghargaan Kalpataru.

Tim rombongan, arak-arakan bertolak dari kantor Bupati Bulungan sekitar pukul 07.30 Wita yang kemudian meluncur mengelilingi Kecamatan Tanjung Selor berdasarkan rute yang telah ditentukan oleh tim pelaksana dengan rute pemberhentian akhir di Kebun Raya Bunda Hayati.

Terlihat antusiasme masyarakat memadati sepanjang jalan yang dilintasi oleh tim rombongan arak-arakan dan mengabadikan moment berharga tersebut melalui foto maupun video menggunakan smartphone masing-masing.

Setelah tim rombongan sampai di Kebun Raya Bunda Hayati, selanjutnya dilaksanakan kegiatan ceremonial berupa penyerahan Piala Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang diwakili oleh Bupati Bulungan, Syarwani kepada MHA Punan Batu, penandatanganan komitmen bersama terkait peran Forkopimda dalam ikut serta menjaga lingkungan dan kelestarian alam di Bulungan.

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan bahwa pelaksanaan arak-arakan penghargaan Kalpataru tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi dan rasa terimakasih Pemkab Bulungan kepada MHA Punan Batu yang selama ini telah berjasa dalam melestarikan serta melindungi lingkungan hutan di Bulungan.

Penghargaan Kalpataru 2024 yang diraih oleh MHA Punan Batu yakni untuk kategori Penyelamat Lingkungan.

“Alhamdulillah kita telah meraih penghargaan tertinggi dari KLH yakni Kalpataru. Yang mana kita merupakan satu dari sepuluh yang terpilih di Indonesia. Ini semua berkat saudara-saudara kita MHA Punan Batu di Benau Sajau yang telah membantu menjaga lingkungan hutan kita,” kata Syarwani kepada media di sela acara.

Kegiatan yang juga sebagai rangkaian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia juga diisi dengan aktifitas penanaman 26 jenis tanaman endemic. Dimana ini menjadi penanaman perdana ditaman tematik Kebun Raya Bunda Hayati.

Bupati Bulungan, Syarwani dengan didampingi oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Lindawati Wardani serta Koordinator Pengembangan Kawasan Kebun Raya Indonesia, Dina Safrina tak mau kalah dan ikut serta untuk menanam pohon endemic dengan jenis pohon lapiu khas Kalimantan

“Ada 26 jenis tanaman endemic ya dan ini belum berbicara mengenai buah-buahan yang nanti juga kita hadirkan dikawasan kebun raya bunda hayati dan tentu koleksi ini nanti akan terus bertambah,” kata Syarwani saat melakukan penanaman pohon.

Dalam hal ini ia juga menyampaikan, bahwa Pemkab Bulungan akan terus berkoordinasi dengan BRIN berkaitan dengan koleksi tanaman yang akan ditanam di Kebun Raya Bunda Hayati.

“Tidak semua tanaman bisa ditanam di kawasan ini, jadi harus memenuhi standar Kebun Raya yang teah ditetapkan dan diatur dalam peruntukan pembangunan Kebun Raya di setiap Kabupaten atau kota di Indonesia,” tandasnya. (*)